WNA Asal Tiongkok Penabrak Prajurit TNI AL Masih Diperiksa Polisi(k/ft)
TANJUNGPINANG, Kepriekspres.com – Satlantas Polresta Tanjungpinang masih melakukan pemeriksaan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial Ct (32), terkait kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang prajurit TNI Angkatan Laut meninggal dunia.
Ct saat ini masih diamankan di Kantor Satlantas Polresta Tanjungpinang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Wery Wilson Marbun mengatakan, hingga kini pihak kepolisian belum menetapkan status tersangka terhadap Ct.
“Ct masih berada di kantor Satlantas Polresta Tanjungpinang. Belum ada penetapan tersangka hingga hari ini,” ujar Wery.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Ct diketahui memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A lokal yang diterbitkan oleh Satlantas Polres Bintan. Selain itu, Ct juga memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) yang masih berlaku di Indonesia.
“Ct memiliki KITAS sehingga sesuai aturan dapat mengurus SIM di Indonesia,” jelasnya.
Diketahui, Ct bekerja di perusahaan subkontraktor PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang berada di kawasan Galang Batang, Kabupaten Bintan.
Saat kejadian, Ct bersama enam rekannya berada di dalam mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi BK 1271 OH. Mereka disebut hendak menuju kantor Imigrasi untuk mengurus dokumen administrasi.
Polisi juga telah melakukan tes urine terhadap Ct dan seluruh penumpang kendaraan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya negatif alkohol maupun narkotika.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Nusantara KM 12, Kota Tanjungpinang, Jumat (8/5/2026). Mobil Toyota Fortuner yang dikendarai Ct terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Beat hitam BP 3612 QM.
Akibat kecelakaan itu, seorang pengendara motor berinisial Mms (22) meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui merupakan prajurit TNI Angkatan Laut.
“Mms merupakan prajurit TNI AL dan pengendara sepeda motor Honda Beat,” tambah Wery.
Hingga kini, Satlantas Polresta Tanjungpinang masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut dan memeriksa sejumlah saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
(Red)
