Driver Online Kepung Kantor Gubernur Kepri, Polisi Kawal Aksi PDT Secara Humanis(k/ft)
TANJUNGPINANG,Kepriekspres.com — Ratusan personel gabungan dari Polresta Tanjungpinang dan Polsek jajaran diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Persatuan Driver Tanjungpinang (PDT) di Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Senin (11/5/2026).
Aksi yang diikuti sekitar 65 massa PDT tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa membawa mobil komando, megaphone, bendera organisasi, hingga spanduk berisi tuntutan terkait kebijakan tarif transportasi online, khususnya aplikator Maxim di Kota Tanjungpinang.
Pengamanan dipimpin langsung Kabagops Polresta Tanjungpinang AKP Iwan Nopriawan, S.H., dengan melibatkan sebanyak 212 personel gabungan. Sebelum pengamanan dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Pelataran Tugu Sirih, Jalan Hang Tuah, Kota Tanjungpinang.
Dalam arahannya, AKP Iwan Nopriawan menekankan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, humanis dan mengedepankan pendekatan persuasif selama aksi berlangsung.
Kapolsek Bukit Bestari Kompol Suardi, S.E., M.H. juga memberikan arahan kepada personel di lokasi agar tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan selama penyampaian aspirasi berlangsung.
Dalam orasinya, massa PDT meminta pihak Maxim menjalankan hasil kesepakatan Berita Acara Rapat Dengar Pendapat (BA RDP), mendesak Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau meningkatkan pengawasan terhadap aplikator transportasi online, serta meminta perlindungan hukum bagi para driver online di wilayah Kepri.
Sekitar pukul 11.45 WIB, perwakilan massa diterima Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni, S.K.M., M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi, S.E., M.H., serta Kepala Satpol PP Provinsi Kepri Guntur Sakti, S.Sos., M.Si.
Dalam pertemuan tersebut dilakukan dialog dan diskusi terkait tuntutan para driver online. Bahkan, pihak aplikator Maxim Pusat turut dihadirkan melalui sambungan telepon guna membahas persoalan penyesuaian tarif transportasi online di Tanjungpinang.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Kepala Dinas Perhubungan menyampaikan bahwa pihak Maxim Pusat dijadwalkan hadir langsung pada pertemuan lanjutan di Kantor Gubernur Kepri bersama perwakilan PDT untuk membahas kembali persoalan tarif transportasi online.
Selama aksi berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Personel Polresta Tanjungpinang melakukan pengamanan secara persuasif dan humanis sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib tanpa gangguan kamtibmas.
Polresta Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan pengamanan terhadap setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian pendapat di muka umum, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang.
(Red)
