Lapas Cipinang Dorong Warga Binaan Produktif dan Mandiri(k/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com — Sebanyak 146 kilogram kangkung hasil budidaya Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang berhasil dipanen. Hasil panen tersebut kemudian diterima langsung oleh mitra Bahan Makanan (Bama) dapur Lapas, CV Sahabat.
Kangkung hasil budidaya Warga Binaan mendapat apresiasi karena dinilai memiliki kualitas yang baik, segar, dan tidak kalah dengan produk yang beredar di pasaran. Sayuran yang baru dipanen tersebut langsung dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan makanan dapur Lapas.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum panen hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui kegiatan budidaya tanaman, Warga Binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa program pembinaan terus diarahkan untuk mendorong Warga Binaan agar produktif, terampil, serta mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat nyata.
Menurutnya, hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian dapat memberikan hasil konkret sekaligus membangun semangat Warga Binaan untuk terus berkarya.
“Dari Lapas, tumbuh keterampilan. Dari keterampilan, lahir kemandirian,” menjadi semangat dalam pelaksanaan pembinaan produktif di Lapas Cipinang.
Budidaya kangkung tersebut juga menjadi bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberdayaan Warga Binaan serta mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dengan adanya kegiatan produktif seperti ini, Lapas Cipinang terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak berhenti pada aktivitas selama menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas.
(Red/suhaimi)
