Lapas Cipinang Siapkan Pendidikan Relevan untuk Masa Depan Warga Binaan(k/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus mengembangkan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kehidupan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan Warga Binaan agar mampu kembali produktif di tengah masyarakat.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui LATUCIP Mengajar, sebuah konsep pendidikan kesetaraan yang dirancang agar lebih relevan dengan kebutuhan dan kehidupan Warga Binaan setelah bebas.
Dalam program ini, Warga Binaan tidak hanya ditempatkan sebagai peserta didik. Mereka juga dilibatkan sebagai relawan pengajar dan tutor sebaya, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara partisipatif dengan memanfaatkan potensi serta pengalaman yang dimiliki masing-masing individu.
Kalapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa pendidikan perlu berjalan beriringan dengan pengembangan keterampilan kerja. Menurutnya, bekal pendidikan yang diperoleh Warga Binaan harus dapat terhubung dengan kompetensi yang dibutuhkan ketika mereka kembali ke masyarakat.
“Pendidikan dan keterampilan kerja harus saling terhubung agar Warga Binaan memiliki pengetahuan, kompetensi, dan bekal nyata untuk kembali produktif di masyarakat,” tegasnya.
Pengembangan LATUCIP Mengajar juga akan diperkuat melalui kolaborasi dengan Sekolah Erudio, Gudskul Ekosistem, serta jejaring pegiat pendidikan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan model pembelajaran yang sesuai dengan potensi, kebutuhan, dan tantangan yang akan dihadapi Warga Binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Melalui pendekatan tersebut, pendidikan di lingkungan pemasyarakatan diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan akademik, tetapi menjadi bagian dari proses perubahan dan pemberdayaan.
LATUCIP Mengajar menjadi langkah Lapas Kelas I Cipinang untuk membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong Warga Binaan terus belajar, bertumbuh, memiliki keterampilan, dan siap kembali berkarya di masyarakat.
Belajar hari ini, bertumbuh untuk masa depan, dan siap kembali berkarya
(Red/suhaimi)
