Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan(k/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, mengajak mitra pembinaan Gereja Jemaat Petrus untuk memperkuat sinergi dalam penataan dan perapian area gereja di lingkungan Lapas.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan dan diskusi bersama pihak Gereja Jemaat Petrus pada Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan lingkungan tempat ibadah yang lebih rapi, nyaman, dan layak bagi Warga Binaan yang menjalani pembinaan kerohanian.
Kalapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa penataan area gereja tidak semata-mata berkaitan dengan pembenahan fisik bangunan. Menurutnya, lingkungan ibadah yang nyaman merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembinaan kepribadian dan kerohanian Warga Binaan.
“Penataan gereja bukan hanya soal bangunan fisik, tapi bagian dari upaya kami memberikan tempat pembinaan yang layak. Ini tanggung jawab bersama dengan tetap mengedepankan transparansi dan koordinasi,” ujar Syarpani.
Ia berharap sinergi antara Lapas Cipinang dan mitra pembinaan Gereja Jemaat Petrus dapat terus berjalan secara transparan, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Setiap bentuk dukungan dan kontribusi, kata Syarpani, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan.
Penataan tersebut bukan hanya ditujukan untuk memperbaiki kondisi fisik tempat ibadah, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih nyaman dan bermakna bagi Warga Binaan dalam menjalankan kegiatan keagamaan.
Melalui kolaborasi bersama mitra pembinaan, Lapas Kelas I Cipinang terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan sebagai bagian dari persiapan mereka kembali ke tengah masyarakat.
(Red/suhaimi)
