Truk dragon/tuek roda 10 (k/ft)
Bintan, Kepriekspres.com – warga RT 03/RW 02, Jalan Trikora, Kampung Sei Kelubi, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, mengaku resah dengan aktivitas lalu lalang truk dragon atau truk roda 10 pengangkut pasir yang melintas di Jembatan Teluk Bakau, Minggu (8/3/2026).
Kendaraan bertonase besar tersebut hampir setiap hari melintasi jembatan yang menjadi akses utama masyarakat setempat. Warga khawatir jembatan tidak mampu menahan beban berat kendaraan tersebut dan berpotensi mengalami kerusakan bahkan ambruk.
Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat karena aktivitas pengangkutan pasir menggunakan truk besar itu sudah berlangsung cukup lama.
Ketua RT 03 Teluk Bakau, M. Saad, mengatakan aktivitas truk pengangkut pasir yang melintas di jembatan tersebut sudah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.
“Sudah sekitar satu bulan truk dragon pengangkut pasir ini lalu lalang melewati Jembatan Teluk Bakau. Kami warga khawatir jembatan ini tidak kuat menahan beban kendaraan berat,” ujarnya kepada media.
Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat sekitar untuk beraktivitas sehari-hari, baik untuk menuju tempat kerja, sekolah maupun kegiatan ekonomi warga.
Jika jembatan mengalami kerusakan atau bahkan ambruk, lanjutnya, maka akan sangat berdampak terhadap mobilitas dan keselamatan masyarakat.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat segera meninjau kondisi jembatan tersebut serta mengambil langkah untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah atau pihak terkait untuk mengecek kondisi jembatan ini sebelum terjadi sesuatu yang membahayakan masyarakat,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang untuk menertibkan kendaraan bertonase berat yang melintas di kawasan tersebut demi keselamatan bersama.
(Red/Suhaimi)
