Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Gandeng Disdik Dan Skb Bintan Inisiasi PKBM Mandiri(k/ft)
BINTAN,Kepriekspres.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menunjukkan komitmen serius dalam memenuhi hak pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa (14/04), Kepala Lapas Narkotika Tanjungpinang, Bapak Fauzi Harahap, melakukan rangkaian kunjungan kerja strategis ke dua instansi pendidikan sekaligus, yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bintan.
Kunjungan pertama dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan yang disambut langsung oleh Kepala Dinas, Bapak Nafriyon, S.STP. Fokus utama audiensi ini adalah akselerasi pembentukan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri di dalam lingkungan Lapas. Langkah ini bertujuan agar penyelenggaraan pendidikan non-formal di Lapas memiliki wadah resmi yang terakreditasi dan terintegrasi ke dalam sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Bintan menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan administratif dalam pengajuan izin operasional serta supervisi kurikulum secara berkala.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Kantor SKB Kabupaten Bintan guna membahas sinkronisasi teknis pelaksanaan program kesetaraan dan pelatihan keterampilan. Pihak SKB menyambut baik inisiasi ini dan berkomitmen memberikan dukungan tenaga pengajar (pamong belajar) serta bantuan administrasi ujian kesetaraan.
Melalui kerja sama lintas instansi ini, Lapas Narkotika Tanjungpinang berharap dapat menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan. Tidak hanya fokus pada pemberantasan buta aksara, program ini juga diarahkan pada peningkatan kompetensi hidup (life skills) yang tersertifikasi bagi warga binaan.
Langkah proaktif ini merupakan implementasi nyata dari amanat Undang-Undang Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan kepribadian yang unggul, guna mencetak SDM warga binaan yang berkualitas dan siap berintegrasi kembali ke masyarakat dengan martabat yang lebih baik.
(Red)
