Dirut BUMD dan Pedagang Terlibat Dorong-dorongan(k/ft)
Tanjungpinang,Kepriekspres.com – Proses relokasi pedagang UMKM di kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, diwarnai kericuhan yang melibatkan seorang pedagang dengan Direktur Utama PT Tanjungpinang Makmur Bersama (BUMD), Windrasto Dwi Guntoro. Insiden tersebut terekam video dan beredar luas di media sosial.
Dalam video yang viral, terlihat adu mulut antara Windrasto dengan seorang pedagang. Ketegangan kemudian meningkat hingga terjadi aksi saling dorong. Windrasto yang mengenakan kemeja hitam dan topi tampak mendorong pedagang tersebut hingga terjatuh.
Menanggapi peristiwa itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menjelaskan bahwa keributan dipicu oleh adanya pedagang yang menempati lapak relokasi tidak sesuai dengan hasil undian yang telah disepakati bersama.
“Pada saat relokasi, pedagang mengambil titik tempat lain sehingga ada pedagang lain yang tidak dapat tempat,” ujar Zulhidayat.
Menurutnya, pihak PT Tanjungpinang Makmur Bersama sebelumnya telah mengingatkan seluruh pedagang agar menempati lapak sesuai hasil pengundian guna menjaga keadilan bagi seluruh pelaku UMKM yang direlokasi.
Meski demikian, Zulhidayat menegaskan bahwa dirinya telah mengingatkan Direktur BUMD agar tetap mengedepankan sikap sabar dan pendekatan yang humanis dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Saya sudah mengingatkan Pak Direktur, bagaimanapun dinamika di lapangan harus tetap mengedepankan kesabaran dan menggunakan cara yang humanis,” katanya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Direktur Utama PT Tanjungpinang Makmur Bersama, Windrasto Dwi Guntoro, belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah videonya beredar di media sosial. Masyarakat berharap proses relokasi pedagang dapat berlangsung secara tertib, adil, dan mengedepankan dialog, sehingga tidak menimbulkan konflik di antara para pedagang maupun pihak pengelola.
(Red/suhaimi)
