Redpel Majalah Sudut Pandang Rukmana Raih Anugerah Jurnalistik PWI 2026 Kategori Media Cetak(k/ft)
JAKARTA – Kepriekspres.com.Redaktur Pelaksana (Redpel) Majalah Sudut Pandang, Rukmana, meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) 2026 setelah karyanya berjudul “Polri Hadir untuk Negeri di Tengah Bencana” dinobatkan sebagai Juara III kategori media cetak.
Karya tersebut dinilai berhasil menggambarkan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia secara komprehensif dalam penanganan bencana. Selain menampilkan sisi humanis aparat kepolisian dalam tugas kemanusiaan, tulisan itu juga menghadirkan sudut pandang yang kritis, berimbang, serta tetap menjunjung tinggi prinsip jurnalistik.
Rukmana yang akrab disapa Ade mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang mendalam dan bertanggung jawab.
“Saya memandang ajang ini sebagai ruang bagi jurnalis untuk menghadirkan karya yang memberi gambaran lebih utuh kepada masyarakat tentang peran Polri, termasuk sisi humanisnya sebagai pelindung dan pengayom di tengah masyarakat terdampak bencana,” ujarnya di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Ia menambahkan, partisipasinya dalam AJP bukan semata mengejar kemenangan, melainkan sebagai bagian dari komitmen menjaga integritas dan kualitas pemberitaan.
“Penghargaan ini bukan hanya capaian pribadi, tetapi pengingat untuk terus menjaga integritas, kedalaman, dan tanggung jawab dalam kerja jurnalistik,” tegasnya.
Rukmana merupakan wartawan bersertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama dan saat ini menjabat Ketua Bidang Hukum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Pusat.
Ajang Anugerah Jurnalistik PWI merupakan kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia Pusat dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan diikuti jurnalis dari berbagai platform media, baik cetak, siber, televisi, radio, hingga media sosial.
Panitia AJP 2026 terdiri dari unsur pengurus PWI Pusat, termasuk Dewan Pakar PWI Pusat Edi Saputra Hasibuan, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Eddy Iriawan dan Aiman Witjaksono, serta Wakil Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan TNI-Polri Musrifah. (red)
