Razia Gabungan Lapas Cipinang Nihil Narkoba dan Handphone, (k/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus memperkuat pengawasan terhadap lingkungan hunian warga binaan sebagai bagian dari komitmen menjaga ZERO HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba).
Pengawasan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Razia dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam sepekan dan kali ini diperkuat melalui razia gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, BNNK Jakarta Timur, serta Brimob.
Petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah blok hunian untuk mendeteksi kemungkinan adanya barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan narkoba maupun handphone di blok hunian yang menjadi sasaran razia.
Selain pemeriksaan fisik terhadap kamar hunian, langkah pengawasan juga diperluas melalui tes urine terhadap warga binaan dan petugas yang berdinas malam. Upaya tersebut menjadi bagian dari deteksi dini guna memastikan lingkungan Lapas Cipinang tetap terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kalapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa hasil razia yang nihil temuan merupakan indikator positif dari pengawasan yang dilakukan secara konsisten.
Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh membuat jajaran lengah. Pengawasan dan deteksi dini harus tetap dilakukan secara berkesinambungan.
“Hasil ini menjadi indikator positif dari pengawasan yang konsisten, tetapi bukan alasan untuk mengendurkan kewaspadaan. Deteksi dini, pemeriksaan, dan evaluasi harus terus dilakukan tanpa kompromi,” tegas Syarpani.
Ia menambahkan, sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui razia rutin, pemeriksaan gabungan, tes urine, serta evaluasi berkelanjutan, Lapas Cipinang berupaya memastikan komitmen ZERO HALINAR tetap berjalan secara terukur dan konsisten.
“Konsisten Pengawasannya, Terukur Hasilnya, ZERO HALINAR Dijaga.”
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan.
(Red/suhaimi)
