Pembinaan Produktif Lapas Cipinang Beri Hasil Nyata(k/ft)
Jakarta, Kepriekspres.com – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan hasil nyata. Melalui unit peternakan ayam petelur yang dikelola di dalam lingkungan lapas, produksi telur mencapai sekitar 600 butir per hari, sekaligus menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi warga binaan.
Hasil panen telur tersebut disuplai kepada Primkopasindo Lapas Cipinang untuk memenuhi kebutuhan kantin, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Selain menghasilkan produk yang bernilai, program ini juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman kerja dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke masyarakat.
Warga binaan yang terlibat dalam kegiatan peternakan juga menerima premi dari hasil penjualan telur sebagai bentuk penghargaan atas produktivitas dan kontribusi mereka dalam menjalankan program pembinaan.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa pembinaan yang dilaksanakan harus mampu memberikan manfaat nyata dan menghasilkan nilai tambah bagi warga binaan.
“Pembinaan harus menghasilkan nilai. Keterampilan harus bertumbuh, hasil kerja harus terserap, dan warga binaan harus memperoleh bekal menuju kemandirian ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Dr. Syarpani.
Menurutnya, program peternakan ayam petelur merupakan salah satu bentuk implementasi pembinaan produktif yang tidak hanya berorientasi pada hasil ekonomi, tetapi juga membangun etos kerja, tanggung jawab, dan semangat kemandirian warga binaan.
Melalui berbagai program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan, Lapas Cipinang berkomitmen menghadirkan pemasyarakatan yang bermanfaat dan berdampak nyata bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.
Dengan semangat “Produktif Pembinaannya, Nyata Hasilnya, Tumbuh Kemandiriannya,” Lapas Kelas I Cipinang terus membuktikan bahwa pembinaan yang tepat mampu menciptakan perubahan positif serta membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.
