Latucip Band Sudah Bawa Karya ke Panggung VIBRASI(k/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com — Latucip Band, kelompok musik yang beranggotakan Warga Binaan Lapas Kelas I Cipinang, menunjukkan hasil positif dari program pembinaan melalui penampilan mereka dalam VIBRASI (Voice Inside Bars Indonesia Prison) Band Festival yang digelar di Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
Dalam festival tersebut, Latucip Band tampil di hadapan dewan juri yang salah satunya merupakan musisi senior Deddy Dhukun. Penampilan itu tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bermusik, tetapi juga menjadi ruang bagi para Warga Binaan untuk menunjukkan kekompakan, keberanian, kreativitas, serta perkembangan potensi yang mereka miliki.
Meski piala belum berhasil dibawa pulang, kehadiran Latucip Band di atas panggung VIBRASI menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan mereka.
Melalui musik, para Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun rasa percaya diri. Proses tersebut diharapkan menjadi bekal positif bagi mereka untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Dr. Syarpani menegaskan bahwa kesempatan tampil di panggung seperti VIBRASI memiliki nilai penting dalam proses pembinaan.
Menurutnya, Warga Binaan perlu diberikan ruang untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, serta menunjukkan bahwa proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan mampu menghasilkan karya yang positif.
“Panggung ini bukan sekadar tentang menang atau kalah. Yang lebih penting adalah keberanian untuk tampil, proses yang sudah dijalani, serta karya yang berhasil ditunjukkan,” demikian semangat yang dibawa dalam penampilan Latucip Band.
Keikutsertaan Latucip Band juga menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan hukuman, tetapi turut memberikan ruang bagi pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian Warga Binaan.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Pemasyarakatan untuk menghadirkan pembinaan yang memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari proses perubahan positif bagi Warga Binaan.
Hari ini membawa karya. Besok, kembali dengan level yang berbeda.
Lapas Kelas I Cipinang terus mendorong agar setiap potensi Warga Binaan dapat dikembangkan menjadi karya yang bernilai dan menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat.
(Red/suhaimi)
