Peserta Kontingen Pesparawi Kepri Kecewa, (k/ft)
Batam,Kepriekspres.com – Sejumlah peserta Kontingen Pesparawi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengaku kecewa terhadap anggota DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. Kekecewaan itu muncul setelah bantuan biaya transportasi yang sebelumnya mereka yakini akan ditanggung penuh disebut tidak terealisasi sesuai harapan.
Salah seorang peserta kontingen yang meminta identitasnya dirahasiakan dan disebut dengan inisial ES mengatakan, sebelumnya para peserta memperoleh informasi bahwa biaya transportasi menuju ajang Pesparawi Nasional akan ditanggung penuh, mulai dari perjalanan Kepri–Jakarta–Papua hingga kepulangan.
Namun, menurut ES, kenyataan di lapangan berbeda. Ia menyebut bantuan yang diterima hanya mencakup perjalanan dari Kepulauan Riau menuju Jakarta, sementara biaya penerbangan dari Jakarta ke Papua belum memiliki kepastian.
“Kami kecewa kepada Pak Jumaga Nadeak. Sebelumnya disampaikan bahwa biaya transportasi seluruh peserta akan ditanggung penuh dari Kepri–Jakarta–Papua pulang pergi. Tetapi kenyataannya yang ditanggung hanya perjalanan dari Kepri ke Jakarta. Sementara biaya dari Jakarta ke Papua belum ada kepastian. Kondisi ini membuat kami khawatir, bahkan ada kemungkinan sebagian peserta batal berangkat karena tidak memiliki biaya transportasi,” ujar ES kepada media ini melalui sambungan telepon, Jumat (26/6/2026).
Menurut ES, kondisi tersebut menimbulkan kebingungan di kalangan peserta karena keberangkatan menuju Papua sangat bergantung pada kepastian pembiayaan transportasi.
Ia menambahkan, hingga saat ini sejumlah peserta masih berupaya meminta kejelasan langsung kepada Jumaga Nadeak terkait komitmen bantuan transportasi yang sebelumnya disampaikan.
“Kami hanya ingin mendapatkan kepastian. Kalau memang sejak awal bantuan hanya sampai Jakarta, seharusnya disampaikan secara terbuka agar peserta dapat mempersiapkan diri,” katanya.
ES menilai ketidakpastian tersebut berpotensi mengganggu kesiapan Kontingen Pesparawi Kepulauan Riau yang akan membawa nama daerah pada ajang tingkat nasional.
Upaya Konfirmasi
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Jumaga Nadeak terkait keluhan yang disampaikan para peserta.
Beberapa kali dihubungi melalui telepon seluler, panggilan tersambung namun belum mendapat tanggapan. Apabila yang bersangkutan memberikan klarifikasi atau penjelasan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.
(Tim)
