Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo.(K/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com – Lapas Kelas I Cipinang terus memperkuat keamanan dan ketertiban melalui komunikasi serta dialog langsung bersama Warga Binaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, hingga berbagai modus penipuan di dalam Lapas.
Kegiatan penguatan keamanan tersebut dilaksanakan di bawah koordinasi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo. Pendekatan dialog menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara petugas dengan Warga Binaan.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa petugas harus mampu bersikap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran, namun di sisi lain tetap hadir sebagai pembina yang mau mendengar dan memahami kondisi Warga Binaan.
Menurutnya, komunikasi yang terbangun dengan baik dapat membantu petugas memperoleh informasi lebih cepat mengenai potensi gangguan keamanan maupun berbagai permasalahan yang berkembang di lingkungan Lapas.
“Petugas harus tegas terhadap pelanggaran, tetapi juga harus hadir sebagai pembina yang mau mendengar. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan dapat diketahui lebih cepat dan dicegah sejak dini,” tegas Dr. Syarpani.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas I Cipinang dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba serta pencegahan berbagai bentuk penipuan dengan modus yang menyasar Warga Binaan maupun lingkungan Lapas.
Fajar Teguh Wibowo bersama jajaran pengamanan terus mendorong peningkatan kewaspadaan dan pengawasan dengan mengedepankan langkah-langkah preventif. Dialog langsung diharapkan mampu memperkuat sinergi antara petugas dan Warga Binaan dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
Selain pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran, pendekatan pembinaan juga dinilai penting untuk membangun kesadaran Warga Binaan agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama menjalani masa pembinaan.
Dengan penguatan komunikasi dan deteksi dini tersebut, Lapas Kelas I Cipinang berkomitmen menjaga lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) serta berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya.
(Red/suhaimi)
