Jenazah Mahasiswa S2 Al Azhar Berhasil Dipulangkan ke Kampung Halaman(k/ft)
Kairo Mesir,KEPRIEKSPRES.COM – Kabar duka datang dari dunia pendidikan. Seorang mahasiswa Program Magister (S2) Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, asal Tarantang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.
Mahasiswa tersebut bernama Julio Tri Nanda. Ia mengembuskan napas terakhir di Kairo pada Rabu, 22 Juli 2026.
Kepergian Julio meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Mesir. Ucapan belasungkawa dan doa mengalir dari berbagai kalangan, seraya mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan wafat dalam keadaan husnul khatimah.
Pasca wafatnya Julio, Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KMM) Mesir bergerak menggalang dana untuk membantu proses pemulangan jenazah ke kampung halamannya. Biaya pemulangan jenazah diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta.
Namun, upaya tersebut akhirnya mendapat kabar menggembirakan. Seorang dermawan diketahui bersedia menanggung seluruh biaya pemulangan, sehingga jenazah almarhum dapat diberangkatkan menuju Indonesia tanpa kendala.
Berdasarkan informasi yang beredar, jenazah Julio Tri Nanda dijadwalkan tiba di kampung halamannya pada Sabtu, 25 Juli 2026, untuk kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga.
Kepergian Julio menjadi duka bagi masyarakat Minangkabau, khususnya bagi keluarga besar mahasiswa Indonesia di Mesir. Semangatnya dalam menuntut ilmu hingga ke negeri orang menjadi teladan bagi generasi muda.
Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
(Redaksi Kepriekspres.com)
