Rutan Balikpapan Lepas Empat Pegawai Pindah Tugas dan Satu Pegawai Purna Bakti(k/ft)
BALIKPAPAN,Kepriekspres.com — Suasana penuh haru dan kekeluargaan mewarnai kegiatan pelepasan pegawai yang mendapatkan amanah pindah tugas serta pegawai yang memasuki masa purna bakti di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para pegawai selama menjalankan tugas di lingkungan Rutan Kelas IIA Balikpapan.
Dalam kegiatan itu, sebanyak empat pegawai dilepas untuk melanjutkan pengabdian di satuan kerja yang berbeda. Salah satunya Muhammad Adi Putra, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Balikpapan dan kini mendapat amanah sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Bengkulu.
Sementara itu, Tomi Reskiandana dan Yulindra Eko Permadi melanjutkan tugas di Bapas Kelas I Balikpapan. Sedangkan Adi Rianto mendapatkan penugasan baru di Rutan Kelas I Balikpapan.
Selain melepas pegawai yang pindah tugas, suasana haru juga terasa saat Rutan Kelas IIA Balikpapan melepas Luqman yang secara resmi memasuki masa purna bakti setelah bertahun-tahun mengabdikan diri dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan perkenalan Muhammad Agung Adynatha sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Balikpapan yang baru. Kehadiran pejabat baru tersebut diharapkan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dan semakin memperkuat pelaksanaan tugas pengamanan di Rutan Kelas IIA Balikpapan.
Kegiatan dihadiri Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan Andre Silalahi, jajaran pejabat struktural, serta seluruh pegawai Rutan Balikpapan.
Dalam sambutannya, Andre Silalahi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pegawai yang telah memberikan dedikasi, loyalitas, pengabdian, dan kebersamaan selama bertugas.
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Rutan Kelas IIA Balikpapan, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, loyalitas, dan kebersamaan yang telah diberikan selama bertugas di Rutan Kelas IIA Balikpapan,” ujar Andre.
Kepada pegawai yang mendapatkan penugasan baru, Andre berpesan agar amanah tersebut menjadi kesempatan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
Menurutnya, perpindahan tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan bagian dari perjalanan dalam menjalankan amanah negara.
Ia berharap para pegawai yang pindah tugas dapat membawa pengalaman dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama bertugas di Rutan Balikpapan, sekaligus tetap menjaga nama baik organisasi di tempat tugas yang baru.
Sementara kepada pegawai yang memasuki masa purna bakti, Andre menyampaikan penghormatan atas seluruh pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun.
“Puluhan tahun pengabdian tentu bukan waktu yang singkat. Banyak tenaga, pikiran, waktu, bahkan kebersamaan dengan keluarga yang telah diberikan demi tugas dan tanggung jawab. Kini saatnya memasuki babak kehidupan yang baru,” ungkapnya.
Andre juga mendoakan agar masa purna bakti dapat dijalani dengan penuh kebahagiaan, kesehatan, umur panjang, dan ketenteraman bersama keluarga tercinta.
“Bagi kami, Bapak tetap merupakan bagian dari keluarga besar Rutan Kelas IIA Balikpapan. Semoga hubungan dan komunikasi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan pengabdian memiliki cerita, perjuangan, dan kenangan tersendiri. Bagi pegawai yang pindah tugas, amanah baru menjadi langkah untuk melanjutkan pengabdian. Sedangkan bagi pegawai yang memasuki masa purna bakti, momen tersebut menjadi awal babak kehidupan baru setelah menyelesaikan perjalanan panjang dalam menjalankan tugas negara.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada para pegawai yang dilepas dan dilanjutkan dengan foto bersama. Kehangatan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus kenang-kenangan atas kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas di Rutan Kelas IIA Balikpapan.
Selamat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru. Selamat memasuki masa purna bakti. Dedikasi boleh berakhir di satu tempat, tetapi pengabdian dan kenangan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Rutan Balikpapan.
(Red/suhaimi)
