Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu(k/ft)
Bintan,Kepriekspres.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Keluarga Besar Lapas Kelas IIA Tanjungpinang menyampaikan ucapan sekaligus komitmen untuk terus mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas bagi semua kalangan, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan.
Dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran seluruh elemen, termasuk jajaran pemasyarakatan, dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Suparman, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan, serta pola pikir yang lebih baik.
“Melalui program pembinaan pendidikan di dalam lapas, kami berupaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Ini sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang tidak hanya membina, tetapi juga mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik,” ujarnya.
Peringatan Hardiknas 2026 juga selaras dengan semangat “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” yang menjadi refleksi atas kinerja dan kontribusi nyata jajaran pemasyarakatan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Hal ini sekaligus mempertegas komitmen bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya sebagai sistem pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi pembangunan bangsa.
Berbagai program pendidikan yang telah berjalan di Lapas Tanjungpinang, mulai dari pendidikan formal, kejar paket, hingga pelatihan keterampilan, menjadi bukti nyata bahwa hak memperoleh pendidikan tetap diberikan kepada warga binaan tanpa terkecuali.
Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, Lapas Kelas IIA Tanjungpinang terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, guna menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
(Red/suhaimi)
