Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani,(k/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com — Lapas Kelas I Cipinang bersama Nala Institute terus memperkuat program pembinaan bagi Warga Binaan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka kembali ke tengah masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui seminar bertajuk “Menata Diri, Menata Masa Depan”, yang memadukan penguatan kepribadian dengan pembekalan keterampilan produktif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan sikap dan karakter, tetapi juga mendorong Warga Binaan memiliki kemampuan serta kesiapan untuk menjalani kehidupan secara mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
“Masa lalu tidak dapat diubah, tetapi masa depan masih bisa dipersiapkan,” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa proses pembinaan harus mampu mempersiapkan Warga Binaan secara utuh.
Menurutnya, karakter merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan baru, sementara keterampilan menjadi bekal penting agar Warga Binaan memiliki kemampuan produktif ketika kembali ke masyarakat.
“Pembinaan harus mempersiapkan Warga Binaan secara utuh. Karakter sebagai fondasi, keterampilan sebagai bekal, dan kesiapan kembali ke masyarakat sebagai tujuan,” tegas Dr. Syarpani.
Kolaborasi dengan Nala Institute diharapkan dapat memberikan perspektif baru kepada Warga Binaan mengenai pentingnya melakukan evaluasi diri, membangun pola pikir positif, serta mempersiapkan langkah konkret untuk masa depan.
Melalui seminar tersebut, Warga Binaan didorong untuk tidak terjebak pada masa lalu, melainkan menjadikan pengalaman yang telah dilalui sebagai pembelajaran untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Lapas Kelas I Cipinang berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan yang memberikan manfaat nyata, baik melalui penguatan kepribadian, pendidikan maupun keterampilan kerja.
Semangat “Menata Diri, Menata Masa Depan” menjadi pengingat bahwa perubahan dapat dimulai dari dalam diri dan harus dipersiapkan sejak sekarang.
(Red/suhaimi)
