Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo,(k/ft)
Jakarta, Kepriekspres.com – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai pelaksanaan Kunjungan Khusus Anak di Lapas Kelas I Cipinang. Puluhan anak yang datang untuk bertemu orang tuanya mendapat perhatian sederhana berupa es krim dan makanan ringan dari jajaran petugas pemasyarakatan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo, bersama petugas secara langsung membagikan es krim dan makanan ringan kepada anak-anak yang tengah menikmati waktu bersama orang tuanya.
Momen sederhana tersebut sontak menghadirkan senyum dan keceriaan. Anak-anak tampak antusias menerima makanan yang diberikan, sementara suasana kunjungan keluarga menjadi semakin hangat dan penuh keakraban.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan ruang yang nyaman dan ramah bagi keluarga, khususnya anak-anak.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menyampaikan bahwa perhatian kepada anak-anak dalam kegiatan kunjungan merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga warga binaan.
Menurutnya, menjalani pidana tidak menghilangkan peran seseorang sebagai orang tua. Karena itu, hubungan antara warga binaan dengan keluarga, terutama anak, perlu tetap dijaga melalui suasana pertemuan yang aman, nyaman dan manusiawi.
“Pelayanan dengan hati dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Mungkin yang diterima anak-anak hari ini hanya sebuah es krim, tetapi kami berharap yang tersisa adalah kenangan baik dari pertemuan bersama orang tua mereka,” ujar Syarpani.
Ia berharap berbagai bentuk perhatian sederhana tersebut dapat membuat anak-anak merasa lebih nyaman saat berkunjung sekaligus memberikan pengalaman positif selama berada di lingkungan pemasyarakatan.
Kunjungan khusus anak ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas I Cipinang dalam menghadirkan pelayanan yang lebih humanis dan ramah keluarga.
Senyum anak-anak yang hadir menjadi pengingat bahwa di balik proses pemasyarakatan, terdapat keluarga yang tetap memiliki peran penting dalam memberikan dukungan dan semangat kepada warga binaan untuk menjalani proses pembinaan.
Sederhana dalam bentuk, tetapi bermakna dalam kenangan.
(Red/suhaimi)
