Dugaan “Perlawanan Aparat Kotor” Usai Vonis Bebas Amsal Sitepu, Habiburokhman Soroti Sikap Kejari Karo(k/ft)
KARO, Kepriekspres.com– Polemik mencuat pasca vonis bebas yang dijatuhkan kepada Amsal Sitepu. Sejumlah pihak menilai terdapat kejanggalan, bahkan muncul dugaan adanya “perlawanan aparat kotor” yang mencederai rasa keadilan publik.
Anggota DPR RI, Habiburokhman, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap jajaran Kejaksaan Negeri Karo yang dinilai tidak sejalan dengan arah kebijakan pimpinan di pusat.
“Kami sangat kecewa dengan jajaran Kejari Karo yang sikapnya bertolak belakang 180 derajat dengan pimpinan Kejaksaan,” ujar Habiburokhman dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa selama ini pimpinan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, mulai dari Jaksa Agung hingga jajaran di bawahnya, selalu memberikan respons positif terhadap masukan DPR yang bersumber dari aspirasi masyarakat.
Menurutnya, sikap Kejari Karo justru memperlihatkan narasi yang dianggap menyesatkan dan berpotensi memperkeruh situasi. Hal ini dinilai tidak mencerminkan semangat transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.
Kasus vonis bebas Amsal Sitepu sendiri kini menjadi sorotan publik dan viral di berbagai platform media sosial. Banyak pihak mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan pemeriksaan internal terhadap aparat yang terlibat dalam penanganan perkara tersebut.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejari Karo terkait tudingan yang disampaikan. Namun, tekanan publik terus meningkat agar kasus ini diusut secara tuntas demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
(Red/suhaimi)
