Semangat Membaca Tetap Menyala di Lapas Kelas IIA Batam(k/ft)
BATAM,Kepriekspres.com – Semangat untuk belajar dan memperbaiki diri terus ditumbuhkan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. Salah satunya melalui kegiatan literasi yang berlangsung di perpustakaan lapas.
Bagi warga binaan, keberadaan perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan dan membaca buku. Lebih dari itu, perpustakaan menjadi ruang untuk menambah wawasan, membuka cakrawala berpikir, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Melalui budaya membaca, warga binaan didorong untuk terus mengembangkan pengetahuan dan membangun pola pikir positif. Setiap buku yang dibaca diharapkan dapat menjadi bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Dari balik tembok, semangat untuk memperbaiki diri dan merajut masa depan yang lebih baik terus menyala melalui literasi,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Pembinaan melalui literasi menjadi salah satu upaya untuk membangun kemandirian warga binaan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Dengan membaca, warga binaan tidak hanya mengisi waktu, tetapi juga membuka kesempatan untuk mengenal berbagai pengetahuan dan perspektif baru. Dari setiap lembar buku, tumbuh harapan untuk melakukan perubahan positif.
Lapas Kelas IIA Batam terus mendorong agar pembinaan warga binaan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pembinaan kepribadian dan keterampilan, tetapi juga dengan membangun budaya belajar dan literasi.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan dalam menciptakan warga binaan yang lebih siap, mandiri dan memiliki harapan baru saat kembali ke lingkungan masyarakat.
Membangun kemandirian, menciptakan harapan. Karena perubahan bisa dimulai dari satu lembar buku yang dibaca.
(Red/suhaimi,)
