Tempat kejadian perkara, seberangan pabrik teh perejak kota Tanjungpinang (k/ft)
Tanjungpinang,Kepriekspres.com – Lubang bekas galian pipa milik PDAM Tirta Kepri di Jalan DI Panjaitan, Batu 8, kembali memakan korban. Seorang pengendara motor bernama Tafan mengalami patah tangan setelah terjatuh akibat kondisi jalan yang diduga tidak diperbaiki secara sempurna.
Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Senin (23/3), tidak jauh dari depan Pabrik Teh Prenjak. Korban mengalami patah pada pergelangan tangan kiri dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUP Ahmad Tabib, Provinsi Kepulauan Riau.
Tafan menuturkan, dirinya kehilangan kendali saat melintasi jalan yang bergelombang di lokasi bekas galian tersebut.
“Saat melewati bekas galian itu, jalannya terasa tidak rata. Pegangan tangan di stang motor tiba-tiba terlepas, dan saya tidak bisa mengendalikan motor,” ujarnya menahan rasa sakit.
Kejadian ini kembali menimbulkan sorotan terhadap tanggung jawab PDAM Tirta Kepri sebagai pelaksana pekerjaan. Pasalnya, insiden serupa disebut bukan kali pertama terjadi di lokasi bekas galian yang belum ditangani dengan baik.
Hingga berita ini diterbitkan, Direktur Utama PDAM Tirta Kepri, M. Kholik, belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut meski telah dikonfirmasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan serta penyelesaian pekerjaan infrastruktur secara tuntas, khususnya di ruas jalan dengan lalu lintas padat. Warga pun berharap adanya evaluasi dan langkah konkret dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
(Tim/suhaimi)
