Bantuan Kemanusiaan Tetap Mengalir ke Bener Meriah di Tengah Terputusnya Akses Jalan(k/ft)
Lhokseumawe, – Kepriekspres.com.Upaya penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah terus dilakukan di tengah kondisi akses yang masih terputus. Pada Senin (08/12), tim relawan Bea Cukai Lhokseumawe dan Pajak Lhokseumawe menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gampong Seni Antara, Kecamatan Permata.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan melalui Rahmania Foundation untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah-wilayah yang hingga kini masih terputus aksesnya. “Salah satu akses yang terdampak adalah jalur Bener Meriah-Takengon, yang tidak dapat dilalui akibat kerusakan jembatan karena banjir dan longsor. Adapun bantuan yang kami salurkan meliputi beras, air mineral, mi instan, pampers, minyak goreng, ikan kemasan, biskuit, telur, pembalut wanita, serta lampu darurat. Seluruhnya merupakan kebutuhan yang dinilai mendesak bagi warga di lokasi bencana. Kondisi di lapangan masih memprihatinkan,” ungkapnya.
Terputusnya akses jalan membuat sebagian warga di kawasan Pondok Baru-Bener Meriah dan sekitarnya terpaksa berjalan kaki berhari-hari menuju daerah terdekat, seperti Bireuen dan Lhokseumawe, untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). “Kami melihat langsung bagaimana sulitnya masyarakat mendapatkan logistik. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pegawai Kementerian Keuangan, dan kami berharap dapat meringankan beban warga hingga akses distribusi kembali terbuka,” ujar Vicky Fadian.
Pada kesempatan tersebut, Irfan Abdullah, perwakilan Rahmania Foundation menjelaskan bahwa pihaknya akan menjadwalkan pendistribusian lanjutan menuju titik-titik yang masih sulit dijangkau. Hingga kini, kebutuhan mendesak mencakup pangan, air bersih, perlengkapan bayi, bahan bakar, serta penerangan darurat mengingat banyak wilayah masih mengalami pemadaman listrik.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan bantuan dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan sambil menunggu akses darat kembali pulih.
(Red)
Sumber;Bea Dan Cukai Lhokseumawe
