Gepeng stanby dipos polisi batu 10 Tanjungpinang (k/ft)
Tanjungpinang, Kepriekspres.com – Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang kerap mangkal di kawasan lampu merah Batu 10,(pos polisi) tepatnya di depan Toko Buku Lotus, kembali menjadi perhatian masyarakat.
Pantauan di lokasi, Jumat (1/5/2026) siang, terlihat beberapa orang—termasuk perempuan dan anak-anak—duduk di area pos polisi di pinggir jalan. Mereka tampak membawa barang bawaan seperti tas, botol minuman, dan perlengkapan seadanya, sambil beristirahat di tengah aktivitas lalu lintas yang cukup ramai.
Kawasan Batu 10 pos polisi yang berada di Tanjungpinang memang dikenal sebagai salah satu titik padat kendaraan, sehingga kerap dimanfaatkan oleh gepeng untuk meminta-minta kepada pengguna jalan saat lampu merah menyala.
Sejumlah warga mengaku merasa prihatin dengan kondisi tersebut, terutama karena melibatkan anak-anak yang berada di lingkungan jalan raya yang berisiko tinggi. Selain itu, keberadaan gepeng juga dinilai dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kasihan sebenarnya, tapi juga khawatir karena mereka duduk dekat jalan. Apalagi ada anak-anak,” ujar salah satu warga yang melintas.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera mengambil langkah penanganan, baik berupa penertiban maupun pembinaan sosial, agar para gepeng mendapatkan solusi yang lebih layak dan manusiawi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penanganan keberadaan gepeng di kawasan Batu
(Red/Suhaimi)
