Salah satu pengguna jalan (foto kepriekspres.com)
Tanjungpinang – Kepriekspres.com – Penutupan jalan di kawasan lampu merah Kota Piring, Kelurahan Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, menuai kontroversi di kalangan pengguna jalan, Sabtu (15/3).
Salah satu pengguna jalan, Pay, menilai penutupan jalan tersebut tidak tepat.
Menurutnya, kawasan itu tidak selalu mengalami kemacetan, kecuali pada jam sibuk sore hari.
“Untuk apa ditutup jalan itu, sementara daerah lampu merah itu tidak pernah macet? Justru sejak jalan itu ditutup, malah semakin macet, terutama saat jam pulang sekolah sekitar pukul 13.00 WIB,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dampak dari penutupan jalan ini terasa hingga Jalan Raja Haji Fisabilillah sampai Jalan Handoyo Putro.
“Pada jam 16.00 WIB, kendaraan roda dua maupun roda empat merayap hingga depan Al-Baik,” tutupnya.
(Suhaimi)
