LAPAS NARKOTIKA TANJUNGPINANG TUNTASKAN LONGMARCH DAN PEMBARETAN(k/ft)
Bintan, Kepriekspres.com – Sebanyak 70 CASN Tahun Anggaran 2024 dan 5 PNS di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kepulauan Riau mengikuti kegiatan FMD (Fisik, Mental, dan Disiplin) dan Pembaretan yang dipusatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang, Selasa (6/10/2026). Dari jumlah tersebut, 9 ASN di antaranya berasal dari Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, yaitu 7 ASN Lapas Narkotika Tanjungpinang dan 2 ASN Kanwil Ditjenpas Kepri yang ditugaskan di Lapas Narkotika Tanjungpinang, yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kegiatan diawali pukul 17.00 WIB dengan registrasi, pemeriksaan kesehatan, dan makan sore. Setelah dinyatakan siap, seluruh peserta bergerak menuju Terminal Sei Carang untuk memulai longmarch sejauh 15 kilometer menuju Lapas Kelas IIA Tanjungpinang. Area jalanan perkotaan, perkampungan, jalan menanjak dan menurun, hingga masuk hutan sawit dengan penerangan seadanya dilalui peserta dengan penuh semangat juang, disiplin tinggi, dan pantang menyerah, termasuk para peserta dari Lapas Narkotika Tanjungpinang.
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, menguji kesiapsiagaan, dan memupuk jiwa korsa, serta memberikan pencerahan dan bekal pengalaman bagi peserta dalam mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara.
Setibanya di Lapas Kelas IIA Tanjungpinang sekitar pukul 01.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembaretan. Kepala Kanwil Ditjenpas Kepulauan Riau, M. Pithra Jaya Saragih, memberikan penguatan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya disiplin, integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai Petugas Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, memberikan apresiasi atas ketangguhan seluruh peserta dari Lapas Narkotika Tanjungpinang yang mampu menuntaskan rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ujian nyata bagi mental dan kesiapan seorang abdi negara. “Kedisiplinan dan kekompakan yang ditunjukkan selama longmarch dan pembaretan adalah modal berharga untuk menghadapi tantangan tugas di lapangan. Semoga semangat ini terus terjaga dalam pengabdian sehari-hari,” ujarnya.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, seluruh ASN Lapas Narkotika Tanjungpinang yang mengikuti FMD dan pembaretan diharapkan mampu membawa semangat kebersamaan dan jiwa korsa ke dalam lingkungan kerja. Baret yang diterima menjadi simbol tanggung jawab untuk terus menjaga integritas, bekerja profesional, dan melayani dengan humanis dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.
(Red/suhaimi)
