Guru Kreatif, Literasi dan Numerasi Siswa SMA Meningkat Pesat(k/ft)
Belat, Karimun,Kepriekspres.com — Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran, guru SMAN 1 Belat mengikuti pelatihan bertajuk “Inovasi AI dalam Pembelajaran Mendalam: Guru Kreatif, Literasi dan Numerasi Siswa SMA Meningkat Pesat.”
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru untuk mengenal sekaligus mempraktikkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung proses pembelajaran. Pelatihan tidak hanya membahas konsep, tetapi peserta diajak langsung membuat dan memanfaatkan berbagai teknologi yang dapat diterapkan di sekolah.
Hadir sebagai narasumber Kang Narno, S.Kom., Guru TIK SMAS Maha Bodhi Karimun sekaligus Ketua MGMP TIK SMA/SMK Kabupaten Karimun. Dalam kegiatan tersebut, Kang Narno membagikan pengalaman dan praktik pemanfaatan teknologi AI untuk membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Membuat AI Custom Sesuai Materi Guru
Salah satu materi utama dalam pelatihan adalah pembuatan AI Custom. Melalui materi ini, guru diajak membuat AI yang dapat disesuaikan dengan materi pelajaran yang mereka ajarkan.
Guru dapat memasukkan bahan atau materi pembelajaran ke dalam AI yang dibuat, sehingga siswa nantinya dapat menggunakan AI tersebut sebagai pendamping belajar. Siswa dapat berinteraksi dengan AI berdasarkan materi yang telah disiapkan oleh guru, seperti bertanya, meminta penjelasan, maupun memperdalam pemahaman terhadap materi.
Pemanfaatan AI Custom diharapkan dapat membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara lebih mandiri. Dalam penerapannya, guru tetap berperan sebagai pengarah dan fasilitator pembelajaran, sementara AI menjadi salah satu alat pendukung proses belajar.
Pelatihan Pembuatan Games Asesmen
Selain AI Custom, peserta juga mendapatkan materi pembuatan Games untuk asesmen.
Melalui Games Asesmen , guru diperkenalkan pada cara memanfaatkan teknologi dalam penyusunan dan pelaksanaan asesmen secara digital. Sistem ini diharapkan dapat membantu guru melakukan evaluasi pembelajaran secara lebih efektif sekaligus memberikan pengalaman asesmen yang lebih menarik menyenangkan bagi siswa.
Pemanfaatan asesmen berbasis digital juga menjadi bagian dari upaya sekolah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
Membuat Media Pembelajaran dengan Google Flow
Materi lainnya adalah pembuatan media pembelajaran menggunakan Google Flow. Para guru diajak mengeksplorasi teknologi AI untuk membantu menghasilkan media pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik.
Dengan dukungan media pembelajaran digital, guru diharapkan mampu menyajikan materi dalam bentuk yang lebih visual dan mudah dipahami oleh siswa. Hal ini sekaligus mendorong guru untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi kreator media pembelajaran berbasis teknologi dan AI.
Diharapkan Berdampak pada Mutu Rapor Pendidikan
Muhammad Yatim To’i, S.Pd., Kepala Sekolah SMAN 1 Belat, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas guru dan siswa.
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran siswa. Pemanfaatan AI dan teknologi pembelajaran diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya terhadap capaian Rapor Pendidikan sekolah,” ungkap Muhammad Yatim To’i, S.Pd.
Menurutnya, peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi harus diikuti dengan penerapan nyata dalam pembelajaran. Dengan demikian, teknologi yang dipelajari tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi siswa.
Salah satu guru peserta, Jobta Ginting, S.Pd., mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperoleh ilmu baru mengenai pemanfaatan AI dalam pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk kembali bersilaturahmi dengan Kang Narno, S.Kom., yang pernah menjadi rekan sesama guru di SMAS Maha Bodhi Karimun.
“Terima kasih atas kegiatan hari ini. Selain bisa bersilaturahmi kembali dengan Kang Narno, yang merupakan teman saat sama-sama di SMA Maha Bodhi, kami juga mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru, khususnya tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Ilmu yang didapat hari ini sangat bermanfaat dan tentunya akan kami coba terapkan di sekolah,” ujar Jobta Ginting, S.Pd.
Mendorong Guru Menjadi Kreator Teknologi Pembelajaran
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong transformasi pembelajaran di sekolah melalui pemanfaatan teknologi. Guru tidak hanya dituntut memahami perkembangan AI, tetapi juga mampu memilih dan menggunakannya secara tepat untuk mendukung tujuan pembelajaran.
Melalui AI Custom, CBT Asesmen, dan pembuatan media pembelajaran dengan Google Flow, para guru diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan bermakna.
Pada akhirnya, pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan literasi, numerasi, kemampuan belajar siswa, dan mutu Rapor Pendidikan.
Guru kreatif, teknologi berdaya, pembelajaran semakin bermakna.
(Red)
