Diduga Dipukul dan Diancam(k/ft)
Midai,Kab NATUNA, Kepriekspres.com – Seorang nelayan di Kecamatan Midai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, melaporkan seorang nelayan berinisial A ke pihak kepolisian. Laporan tersebut dibuat setelah korban mengaku mengalami dugaan penganiayaan dan ancaman.
Korban diketahui bernama Rian Valentino. Ia mengaku mengalami sejumlah luka gores pada bagian kepala dan tubuh setelah diduga dipukul oleh A.
Menurut Rian, peristiwa tersebut terjadi setelah dirinya kembali dari Pulau Timau pada Rabu (23/9/2026). Dugaan penganiayaan itu disebut berkaitan dengan rekaman video yang dibuatnya saat berada di kawasan tersebut.
Rian mengatakan, sebelumnya ia merekam aktivitas yang diduga merupakan pengeboman ikan di sekitar Pulau Timau. Rekaman tersebut kemudian beredar dan diduga membuat pelaku keberatan.
“Pelaku mungkin tidak suka dengan video yang beredar. Dia bilang kenapa saya merekam aktivitasnya,” ujar Rian, Selasa (29/9/2026).
Rian mengaku akibat kejadian tersebut dirinya mengalami luka pada bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. Selain dugaan pemukulan, ia juga menyebut mendapat ancaman dari A.
Awalnya, Rian memilih mengobati luka yang dialaminya secara mandiri. Namun, keputusan untuk melapor ke polisi diambil setelah A disebut kembali mendatangi rumahnya dan diduga mengeluarkan ancaman.
Atas kejadian tersebut, Rian kemudian membuat laporan kepada pihak kepolisian untuk meminta perlindungan serta proses hukum terhadap dugaan penganiayaan dan ancaman yang dialaminya.
Rian berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti aparat penegak hukum dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Hingga berita ini diterbitkan, keterangan dari pihak kepolisian maupun A terkait laporan dan dugaan penganiayaan tersebut belum diperoleh.
(Red/suhaimi)
