Lapas Narkotika Tanjungpinang Perkuat Sinergi dengan DPPP, Kembangkan Lantang Farm(k/ft)
Bintan,Kepriekspres.com — Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan dan peternakan.
Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang beserta jajaran ke Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang, Senin (21/9/2026).
Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan program Lantang Farm di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Lapas Narkotika Tanjungpinang membahas sejumlah peluang pengembangan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dan perikanan, termasuk pengembangan peternakan ayam.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan produktif bagi warga binaan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran keterampilan yang memiliki nilai ekonomi serta bermanfaat sebagai bekal setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan program pembinaan kemandirian.
Melalui sinergi bersama DPPP Kota Tanjungpinang, pengembangan Lantang Farm diharapkan dapat berjalan lebih optimal, baik dari sisi teknis budidaya, pengelolaan maupun pengembangan hasil pertanian, perikanan dan peternakan.
Kegiatan koordinasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif, kreatif dan mandiri bagi warga binaan.
Dengan adanya dukungan dan sinergi lintas sektor, program Lantang Farm diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat keberhasilan pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.
(Red/suhaimi)
