Kalapas Cipinang Beri Pengarahan kepada Warga Binaan Umat Buddha(k/ft)
JAKARTA,Kepriekspres.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus memperkuat pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter dan meningkatkan kualitas kepribadian warga binaan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengarahan kepada warga binaan umat Buddha yang berlangsung di Vihara Ariyasacca Lapas Kelas I Cipinang.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, didampingi Kepala Bidang Pembinaan Bambang Setiawan dan Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Yudha Ageng, memberikan pengarahan sekaligus penguatan kepada warga binaan yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
Dalam arahannya, penguatan pembinaan keagamaan tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun spiritualitas, kedisiplinan, toleransi, serta karakter positif warga binaan.
Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diajak untuk menjadikan masa menjalani pidana sebagai momentum melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Beribadah, berbenah, dan bertumbuh menjadi lebih baik,” menjadi semangat yang terus didorong dalam pelaksanaan pembinaan di Lapas Kelas I Cipinang.
Pembinaan keagamaan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis di lingkungan Lapas. Dengan menjunjung toleransi dan saling menghormati antarumat beragama, diharapkan tercipta suasana pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.
Lapas Kelas I Cipinang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek spiritual, kepribadian, dan kemandirian warga binaan sebagai bekal menuju proses reintegrasi sosial.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat dan berorientasi pada perubahan positif bagi warga binaan.
(Red/suhaimi)
