NasDem Tanjungpinang Desak ASDP dan Kemenhub Buka Rekaman CCTV Terkait Hilangnya Kader di KM Bahtera Nusantara 3(k/ft)
TANJUNGPINANG,Kepriekspres.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Tanjungpinang mendesak PT ASDP Indonesia Ferry dan Kementerian Perhubungan RI untuk bersikap transparan terkait hilangnya salah satu kader Partai NasDem yang dilaporkan jatuh dari KM Bahtera Nusantara 3.
Melalui pernyataan resminya, DPD Partai NasDem Tanjungpinang menyampaikan tiga tuntutan kepada para pemangku kepentingan agar peristiwa tersebut dapat diungkap secara terang-benderang.
Tiga tuntutan tersebut meliputi:
1.Membuka rekaman CCTV kapal beserta kronologi lengkap kejadian secara transparan.
2.Memaksimalkan proses pencarian korban serta penyelidikan untuk mengungkap penyebab peristiwa.
3.Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dan sistem pengawasan di seluruh armada penyeberangan.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, menilai hingga saat ini pihak keluarga maupun Partai NasDem belum memperoleh penjelasan yang jelas mengenai kronologi hilangnya korban.
“Keselamatan setiap warga negara, terutama pengguna jasa transportasi publik yang sah, merupakan tanggung jawab mutlak penyedia layanan dan regulator. Namun hingga hari ini, pihak keluarga dan partai hanya dihadapkan pada ketidakpastian,” ujar Bobby Jayanto dalam pernyataan tertulis, Jumat (31/7/2026).
Bobby mempertanyakan bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi di atas kapal penyeberangan resmi tanpa adanya penjelasan yang akuntabel dan transparan kepada publik.
“Kami mempertanyakan mengapa peristiwa fatal di atas armada penyeberangan resmi bisa terjadi tanpa adanya penjelasan kronologi yang pasti, akuntabel, dan transparan. Di mana standar keselamatan, sistem pengawasan (CCTV), dan evaluasi operasional yang seharusnya menjadi jaminan dasar bagi setiap penumpang,” tegasnya.
Menurut Bobby, keterbukaan informasi menjadi hal penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga korban.
DPD Partai NasDem Tanjungpinang juga meminta PT ASDP Indonesia Ferry, Kementerian Perhubungan RI, Basarnas, dan aparat penegak hukum untuk bekerja maksimal dalam proses pencarian korban serta mengusut penyebab kejadian secara profesional dan transparan.
Hingga berita ini diterbitkan, KepriEkspres.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry dan Kementerian Perhubungan RI terkait permintaan pembukaan rekaman CCTV, kronologi kejadian, serta langkah yang telah dilakukan dalam penanganan kasus tersebut.
(Red/suhaimi)
